Rapat Pembinaan dan Evaluasi Kinerja PPNPN Mahkamah Syar’iyah Jantho Tahun 2018

pada hari Rabu tanggal 19 Desember 2018, Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Heni Nurliana, S.Ag., M.H mempimpin rapat pembinaan sekaligus melakukan evaluasi terhadap seluruh Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Jantho.
Rapat yang diikuti oleh seluruh PPNPN yang telah mengabdi dengan masa kerja yang berbeda antara satu dengan lainnya itu digelar diruang rapat pimpinan gedung kantor MS Jantho.
Evaluasi dan pembinaan kepada seluruh pegawai yang dahulu disebut dengan istilah pegawai honor atau kontrak itu juga ikut dihadiri oleh Panitera Drs. Samsuar Husein dan Sekretaris Dra. Mainurmawati.


“Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya di MS Jantho ini bertujuan untuk mengukur kinerja masing-masing pegawai dalam mengembangkan, mendukung, dan meningkatkan kualitas kinerja di Kantor Mahkamah Syar’iyah Jantho tersebut”, ungkap Ketua dalam pembinaannya. “Sehingga masing-masing pegawai dapat mengetahui sejauhmana pekerjaan yang menjadi beban tugasnya itu telah benar-benar dilaksanakan dan dijalankan serta sesuai dengan job description masing-masing”, lanjut Heni.
Dalam pembinaan dan evaluasi itu Ibu Ketua juga mengungkapkan, bahwa pada tahun ini akan diberlakukan sistem reward dan punisment terhadap pegawai non pegawai negeri di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Jantho.
Berdasarkan hasil evaluasi, semula pimpinan merencanakan dengan berakhirnya masa bakti tahun 2018 seluruh pegawai tersebut akan “dirumahkan” terlebih dahulu di akhir tahun 2018 ini dan bagi pegawai yang memiliki kinerja baik akan dipanggil untuk bekerja kembali untuk masa bakti 2019 yang akan datang. Akan tetapi berdasarkan hasil evaluasi oleh atasan, seluruh PPNPN dapat bekerja kembali dengan tanpa “dirumahkan” terlebih dahulu. Namun beliau berharap kepada seluruh pegawai agar dapat lebih meningkatkan kinerjanya masing-masing pada masa bakti yang akan datang, tanpa mengukur atau membanding-bandingkan dengan pekerjaan teman yang lain. “Berlomba-lombalah untuk dapat memberikan tenaga dan pemikiran yang terbaik yang kita miliki, jangan malah sebaliknya” imbuhnya.
Di samping itu, kepada seluruh “pegawai kontrak” tersebut juga diharapkan untuk dapat meningkatkan kemampuan di bidang IT agar potensi yang ada pada masing-masing pegawai benar-benar dapat dipergunakan untuk kemajuan Mahkamah Syar’iyah Jantho. Dengan demikian tenaga dan kemampuan yang dimiliki tersebut akan terus dibutuhkan oleh Mahkamah Syar’iyah Jantho ini, tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*