Apel Senin Pagi 15 April 2019

Senin 15 April 2019, bertempat di halaman depan Gedung Kantor Mahkamah Syar’iyah Jantho, dilaksanakan Apel Pagi yang secara rutin diselenggarakan di setiap Senin pagi. Apael pagi kali ini yang diikuti oleh sebagian Pejabat dan Pegawai Mahkamah Syar’iyah Jantho, disebabkan sebagian lainnya sedang menjalani tugas dinas luar.

Pada apel senin pagi ini yang bertindak sebagai pembina apel adalah Salichin, S.Ag., S.H, selaku Panitera Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Mengawali pembinaannya, Panitera mengajak seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Jantho untuk tetap semangat dalam melaksanakan rutinitas di kantor. Semua pekerjaan akan terasa ringan apabila dikerjakan secara bersama-sama, ungkapnya. Selain itu, ia menambahkan bahwa di dalam setiap melaksanakan perkerjaan, kita diwajibkan untuk selalu saling menjalin komunikasi dan koordinasi, karena hal itu merupakan faktor penting dalam bekerja. Dengan menjalin komunikasi dan koordinasi, pekerjaan sulit pun akan mudah untuk diselesaikan, lanjutnya.

Dalam amanatnya itu, Salichin juga mengajak para peserta apel dan seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Jantho agar memiliki sikap profesionalitas yaitu disiplin, integritas, dan moral dalam bekerja. Pada lobby utama gedung kantor Mahkamah Syar’iyah Jantho telah terpampang secara jelas tentang 8 budaya malu yang semestinya kita patuhi dan terapkan dalam kita bekerja, sehingga 8 budaya malu itu tidak hanya menjadi pelengkap isi lobby kantor semata, tetapi seharusnya kita hayati dan patuhi serta terapkan dengan sebenar-benarnya, tegas Panitera yang sering dipanggil Ustadz tersebut.

Di akhir pembinaannya, ia mengungkapkan slogan yang sering kita dengar dari para pimpinan kita yaitu pentingnya kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan, sehingga dengan demikian dapat menghasilkan output yang maksimal sebagaimana yang diharapkan semua pihak. Andai saja setelah kita bekerja dengan sepenuh hati dan sesuai dengan ketentuan yang ada, namun masih ada para pihak yang tidak puas, sehingga membuat pengaduan/laporan ke atasan/pengawas kita, maka tetaplah pertahankan semangat dan tekat kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik kapanpun dan kepada siapapun, semoga semua itu akan menjadi ladang amal bagi kita semua, karena kita yakin bahwa Allah SWT tidak pernah luput perhatian-Nya kepada Hamba-Nya walau sedetikpun, pungkas ustadz yang acapkali mengeluarkan kalimat menyejukkan di setiap pembianaannya. (ABY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*